Gerhana matahari cincin terjadi ketika Matahari tertutupi oleh Bulan yang sedang berada jauh dari Bumi. Karena berada jauh maka piringan ...


Gerhana matahari cincin terjadi ketika Matahari tertutupi oleh Bulan yang sedang berada jauh dari Bumi. Karena berada jauh maka piringan bulan akan terlihat lebih kecil dari piringan matahari. Akibatnya piringan bulan tidak mampu menutupi seluruh piringan matahari melainkan tengahnya saja. Sehingga pada puncak gerhana matahari cincin akan terlihat cincin cahaya dari piringan matahari yang tidak tertutupi. Melihat bentuk Matahari yang berubah dari lingkaran penuh menjadi cincin tentu sangat eksotis. Dan kamu pun mulai berhalusinasi untuk memberikan cincin itu kepada seseorang.

Terpesona oleh cincin cahaya yang berkilauan di langit memang dapat dimaklumi. Apalagi cincin cahaya seperti ini sangat jarang terjadi. Dalam satu tahun belum tentu ada satu kejadian gerhana matahari cincin. Kalaupun ada maka wilayah yang bisa menyaksikan sangat sedikit. Sehingga untuk menyaksikan kita harus menunggu dan berusaha pergi ke wilayah yang dilalui gerhana matahari cincin. Kabar baiknya kita di Indonesia akan punya kesempatan itu. Sebab gerhana matahari cincin berikutnya akan terjadi pada 26 Desember 2019 di Indonesia.

Gerhana matahari cincin 26 Desember 2019 sangat istimewa karena berpusat di Indonesia. Sehingga kita di Indonesia bisa menyaksikan dengan durasi dan itensitas mendekati maksimum. Meski begitu gerhana matahari cincin hanya dapat terlihat di beberapa wilayah Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Sayangnya di wilayah selain itu hanya terlihat gerhana matahari sebagian. Dengan begitu untuk menyaksikan gerhana matahari cincin ini kita harus pergi "menjemput bola" ke wilayah yang dilalui.

Mengingat gerhana matahari cincin nanti terjadi pada masa liburan akhir tahun. Kita bisa menjadikan pengamatan gerhana sebagai bagian dari agenda wisata. Apalagi mengingat gerhana matahari cincin nanti terjadi pada musim hujan. Sehingga apabila mendung dan pengamatan gagal kita masih bisa terhibur dengan berwisata. Dengan kata lain pilihan terbaik untuk gerhana matahari cincin 26 Desember 2019 adalah pergi ke wilayah yang dilalui dan memiliki banyak destinasi wisata.

Itinerary

Kamis, 26 Desember 2019
05:00 - 08:00 Tiba di Tarakan, kumpul di bandara
08:00 - 08:30 Perjalanan ke pelabuhan
08:30 - 11:30 Perjalanan ke Pulau Derawan
11:30 - 12:00 Tiba di water cottage Derawan, check in
12:00 - 12:30 Makan siang dan edukasi astronomi
12:30 - 16:00 Pengamatan gerhana matahari cincin
16:00 - 18:00 Acara bebas, berfoto-foto, dan melihat sunset
18:00 - 20:00 Bersih-bersih, makan malam bersama
20:00 - 22:00 Menyusuri pantai malam hari, hunting penyu bertelur
22:00 - 06:00 Istirahat

Jumat, 27 Desember 2019
06:00 - 08:00 Sarapan dan persiapan
08:00 - 10:00 Perjalanan ke Goa Haji Mangku
10:00 - 12:00 Menuju ke Maratua Paradise, explore Maratua
12:00 - 13:00 Mengunjungi Hidden Lagoon di Pulau Kakaban, lunch box
13:00 - 14:30 Menuju ke Jelly Fish Lake, snorkeling di tebing Kakaban
14:30 - 15:00 Perjalanan ke Pulau Sangalaki
15:00 - 17:00 Melihat penakaran penyu, hunting manta ray
17:00 - 17:30 Perjalanan kembali ke Pulau Derawan
17:30 - 20:00 Bersih-bersih, makan malam bersama
20:00 - 04:00 Istirahat

Sabtu, 28 Desember 2019
04:00 - 05:00 Sarapan dan persiapan
05:00 - 06:30 Perjalanan ke Talisayan
06:30 - 07:30 Hunting whaleshark
07:30 - 09:00 Menuju ke Labuan Cermin
09:00 - 12:00 Berenang dan berfoto-foto di Labuan Cermin
12:00 - 13:00 Makan siang
13:00 - 15:00 Perjalanan ke Pulau Manimbora, explore Manimbora
15:00 - 17:00 Menuju ke Pulau Gusung, explore Gusung
17:00 - 17:30 Kembali ke Pulau Derawan
17:30 - 20:00 Bersih-bersih, makan malam bersama
20:00 - 04:00 Istirahat

Minggu, 29 Desember 2019
06:00 - 08:00 Sarapan
08:00 - 11:00 Acara bebas
11:00 - 12:30 Makan siang, check out
12:30 - 15:30 Perjalanan ke Tarakan
15:30 - 16:00 Hunting oleh-oleh di Tarakan
16:00 - 17:00 Mengunjungi hutan mangrove dan bekantan
17:00 - 18:00 Perjalanan ke bandara, selesai

Fasilitas Tersedia
Transportasi AC selama di Tarakan
Speedboat selama 4 hari
Kamar water cottage AC selama di Derawan 3 malam
Makan 10 kali (3 kali dinner prasmanan, 4 kali lunch, 3 kali sarapan)
Perahu di Labuan Cermin
Lifejacket selama kegiatan
Peralatan snorkeling
HTM lokasi wisata
Dokumentasi up & under water
Kacamata matahari & teleskop
Tour leader untuk memandu wisata
Astronomy guide untuk memandu pengamatan
Astrofotografer untuk memandu fotografi gerhana

Belum Termasuk
Tiket pesawat ke dan dari Tarakan
Tipping

Bagus Dibawa
Kamera DSLR atau mirrorless
Lensa tele 200mm
Filter matahari (bisa disediakan)
Aplikasi peta bintang Star Walk / Sky Safari


Harga dan Pembayaran

Eclipse Party Derawan terbuka untuk umum dalam tiga gelombang pendaftaran. Dan pendaftaran lebih awal akan memperoleh harga yang lebih terjangkau. Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403 dengan ketentuan sebagai berikut.

Gelombang 1 (September 2018 - Maret 2019): Total harga Rp 3.000.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 700.000,- sampai 31 Maret 2019* dan sisanya Rp 2.300.000,- pada 30 September 2019**

Gelombang 2 (April - Agustus 2019): Total harga Rp 3.200.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 700.000,- sampai 31 Agustus 2019* dan sisanya Rp 2.500.000,- pada 30 September 2019**

Gelombang 3 (September - November 2019): Total harga Rp 3.500.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 700.000,- dan sisanya Rp 2.800.000,- paling lambat pada 30 November 2019**

Harga tersebut terhitung sebagai peak season karena acara berlangsung pada liburan akhir tahun. Untuk meringankan pembayaran dibuka pula sistem menabung. Yaitu dengan mencicil sisa pembayaran setiap bulan dengan nominal tertentu sesuai keinginan peserta.

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan uang muka tidak akan memperoleh pengembalian uang muka sedangkan sisanya akan dikembalikan utuh.
**Pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan seluruh pembayaran tidak akan memperoleh pengembalian uang muka maupun sisanya.

"11-12 Agustus tanggal bagus. Pas weekend. Venus elongasi maksimum. Mars terang maksimum. Puncak hujan meteor Perseid. Ada Bimasakti ju...

"11-12 Agustus tanggal bagus. Pas weekend. Venus elongasi maksimum. Mars terang maksimum. Puncak hujan meteor Perseid. Ada Bimasakti juga. Dan tanpa cahaya bulan. Kita harus bikin trip."

"Tanggal segitu terlalu mepet dengan trip Lombok. Cuma selisih dua minggu."

"Tapi sayang banget kalau dilewatkan gitu saja. Bayangin satu malam kita bisa dapat banyak mangsa."

Seperti itulah kami memulai rencana star party ini. Meski hanya selisih dua minggu setelah acara Eclipse Party Lombok pada 27-29 Juli. Kami tetap bertekat mengadakan Star Party Dolphin 11-12 Agustus. Sebab itu adalah waktu yang sangat strategis. Dengan banyak fenomena astronomi berkumpul jadi satu.

Mars tahun 2016. Kredit: Martin Marthadinata / JPL.

Mari kita bahas satu per satu. Elongasi maksimum Venus terjadi ketika Venus mencapai ketinggian maksimum. Dan pada 11-12 Agustus kita akan melihat Venus sangat tinggi di langit barat saat senja. Dengan posisinya yang tinggi maka untuk menemukan Venus menjadi sangat mudah. Dan waktu untuk melihatnya juga jadi lebih panjang.

Untuk Mars sendiri bakal mencapai terang maksimum pada akhir Juli. Dan pada 11-12 Agustus nanti Mars masih sangat terang. Dengan mata kita akan melihat Mars sebagai bintang merah paling terang hampir sepanjang malam. Jadi ketika senja nanti kita bisa melihat Venus di barat dan Mars di timur. Jadi tentukan kemana kamu akan melihat. Karena kamu akan dikelilingi oleh keindahan!

Setelah puas melihat Venus dan Mars pada awal malam. Maka pertunjukan lain akan berlangsung. Sebab pada 11-12 Agustus juga menjadi puncak hujan meteor Perseid. Dan kita bisa menyaksikan setelah tengah malam sampai matahari terbit.. Perseid adalah hujan meteor dengan intensitas tinggi mencapai 90 meteor per jam. Dan tercatat banyak menghasilkan meteor terang atau fireball.

Mulai senja sampai berlangsung puncak hujan meteor Perseid kita juga bisa melihat pusat Bimasakti. Dan karena 11-12 Agustus mendekati fase bulan baru maka kita bisa lebih mudah menemukan Bimasakti tanpa gangguan cahaya bulan. Maka tidak salah bukan bila kami sebut ini malam gelap terbaik di tahun ini? Ada Venus, Mars, Perseid, dan Milky Way!

Untuk itu pula kami Jejak Pengamat Langit berencana mengadakan star party di Dolphin, 11-12 Agustus 2018. Dolphin adalah pulau tidak berpenghuni di Kepulauan Seribu, Jakarta. Dengan begitu diharapkan kita akan memperoleh malam yang benar-benar gelap. Tanpa cahaya bulan maupun cahaya lampu.

Itinerary


Mulai: Pelabuhan Kaliadem, 11 Agustus 2018 06:00 WIB
Akhir: Pelabuhan Kaliadem, 12 Agustus 2018 16:00 WIB

Sabtu, 11 Agustus 2018
  • 06:00-07:00 Meeting point di Pelabuhan Kaliadem
  • 07:00-08:00 Naik ke Kapal Garuda
  • 08:00-11:00 Perjalanan ke Pulau Harapan
  • 11:00-13:00 Istirahat dan makan siang
  • 13:00-16:00 Menuju spot snorkeling
  • 16:00-17:00 Tiba di Pulau Dolphin
  • 17:00-18:00 Istirahat dan makan BBQ
  • 18:00-23:00 Edukasi dan pengamatan Venus, Mars, Bimasakti

Minggu, 12 Agustus 2018
  • 03:00-05:00 Pengamatan hujan meteor
  • 05:00-06:00 Hunting sunrise
  • 06:00-08:00 Sarapan dan persiapan pulang
  • 08:00-09:00 Hoping ke Pulau Bulat
  • 09:00-10:00 Perjalanan ke Pulau Harapan
  • 10:00-12:00 Istirahat dan makan siang
  • 12:00-16:00 Perjalanan kembali ke Pelabuhan Kaliadem

Fasilitas
> Kapal PP
> Perahu
> Tenda
> BBQ dan makan 2 kali
> Alat snorkeling

Bagus Dibawa
> Matras dan sleeping bag
> Baju hangat dan anti nyamuk
> Lampu senter dan obat-obatan bila perlu
> Aplikasi Star Walk atau Stellarium Mobile
> Kamera DSLR / Mirrorless / Smartphone dengan pengaturan manual (bisa long exposure)
> Tripod untuk menunjang pemotretan long exposure

Harga dan Pembayaran

Kegiatan Star Party Dolphin terbuka untuk umum dalam dua gelombang pendaftaran. Di mana pendaftaran lebih awal akan memperoleh harga yang lebih terjangkau. Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403 dengan ketentuan sebagai berikut.

Gelombang 1 (April-Mei 2018)
Total harga Rp 500.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 31 Mei 2018*

Gelombang 2 (Juni-Juli 2018)
Total harga Rp 600.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 31 Juli 2018*

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan sebelum batas tanggal pelunasan memperoleh pengembalian 50% uang pembayaran. Sedangkan pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan tidak memperoleh pengembalian uang pembayaran.

Sejak akhir tahun lalu sampai awal tahun ini Bimasakti sedang berada searah Matahari. Dan selama itu kita akan kesulitan melihat Bimasakti k...

Sejak akhir tahun lalu sampai awal tahun ini Bimasakti sedang berada searah Matahari. Dan selama itu kita akan kesulitan melihat Bimasakti karena tenggelam dalam silaunya Matahari. Akibatnya dalam waktu beberapa bulan kita harus menahan rindu untuk melihat keindahan bentang Bimasakti.

Bimasakti di Belitung pada 9 Maret 2016. Kredit: Martin Marthadinata.

Tapi rindu itu sudah berlalu. Kini Bimasakti sudah cukup jauh dari Matahari. Dan kita kembali bisa melihat bentangan Bimasakti yang merupakan kumpulan dari milyaran bintang bintang. Begitu banyaknya hingga terlihat seperti awan bercahaya pada malam hari.

Meski begitu supaya bisa melihat Bimasakti kita harus berada dalam langit malam yang gelap. Yaitu gelap dari lampu perkotaan maupun gelap dari cahaya bulan. Sehingga kita perlu mencari tempat yang gelap jauh dari kota. Dan juga mencari tanggal yang tepat tanpa cahaya bulan.

Dalam rangka merayakan kembalinya Bimasakti maka kami Jejak Pengamat Langit berencana mengadakan star party. Dan untuk itu kami telah memilih lokasi dan waktu yang gelap yaitu Pulau Kotok, 12-13 Mei 2018. Dengan agenda utama pengamatan dan latihan memotret Bimasakti. Juga wisata bahari seperti snorkeling dan menjelajah pulau.

Pulau Kotok. Kredit: Yasin Yusuf

Star Party di Pulau Kotok, 12-13 Mei 2018 terbuka untuk umum. Sehingga kalian semua para pencari kegelapan bisa bergabung. Berikut adalah ketentuan star party bersama kami...

Itinerary


Mulai: Pelabuhan Sunda Kelapa, 12 Mei 2018
Akhir: Pelabuhan Sunda Kelapa, 13 Mei 2018

Sabtu, 12 Mei 2018
  • 06.00 - 07.00 Meeting point di Sunda kelapa
  • 07.00 - 08.00 Masuk ke kapal sanus 66
  • 08.00 - 12.00 Perjalanan ke Pulau Pramuka
  • 12.00 - 13.30 Tiba di Pramuka, ishoma
  • 14.00 - 16.00 Snorkeling dan jelajah pulau air
  • 16.00 - 17.00 Menuju pulau kotok n mendirikan tenda
  • 17.00 - 18.00 Acara bebas bisa diisi nikmati pulau, bersih bersih usai snorkeling
  • 18.00 - 19.00 Menikmati acara BBQ dan makan malam
  • 19.00 - 20:00 Edukasi astronomi
  • 20:00 - 23:00 Pengamatan dan pemotretan Bimasakti

Minggu, 13 Mei 2018
  • 05.00 - 07.00 Menikmati sunrise dan jelajah pulau pagi hari
  • 07.00 - 08.00 Sarapan pagi
  • 08.00 - 09.00 Ke penangkaran hiu
  • 09.00 - 10.00 Kunjungan ke penangkaran hiu
  • 11.00 - 11.30 Persiapan kembali ke Pramuka
  • 11.30 - 15:30 Perjalanan ke Pelabuhan Sunda Kelapa

Fasilitas Tersedia
  • Kapal Sunda Kelapa-Kotok PP
  • Kapal jelajah pulau
  • Alat snorkeling
  • Tenda
  • BBQ & makan 2x
  • Air minum

Bagus Dibawa
  • Matras dan sleeping bag
  • Baju hangat dan anti nyamuk
  • Lampu senter dan obat-obatan bila perlu
  • Aplikasi Star Walk atau Stellarium Mobile
  • Kamera DSLR / Mirrorless / Smartphone dengan pengaturan manual (bisa long exposure)
  • Tripod untuk menunjang pemotretan long exposure

Harga dan Pembayaran


Gelombang 1 (Maret 2018)
Total harga Rp 350.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 31 Maret 2018*

Gelombang 2 (April-Mei 2018)
Total harga Rp 450.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 10 Mei 2018*

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan sebelum batas tanggal pelunasan memperoleh pengembalian 50% uang pembayaran. Sedangkan pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan tidak memperoleh pengembalian uang pembayaran.

Komposit gerhana bulan total. Kredit: Dean Fikar. Siapkan dirimu untuk gerhana bulan terbaik di abad ini! Sabtu, 28 Juli 2018 kembali ...

Komposit gerhana bulan total. Kredit: Dean Fikar.

Siapkan dirimu untuk gerhana bulan terbaik di abad ini! Sabtu, 28 Juli 2018 kembali akan terjadi gerhana bulan total di Indonesia. Gerhana bulan total kali ini menarik karena memiliki durasi totalitas sangat panjang mencapai 1 jam 43 menit. Bahkan tidak ada gerhana bulan total yang bisa berlangsung selama itu dalam 100 tahun mendatang.

Gerhana bulan kali ini juga akan terlihat lebih kecil dan sangat redup. Sebab ketika gerhana berlangsung Bulan akan berada di titik terjauh dari Bumi. Nah redupnya gerhana bulan kali ini ternyata menjadi kabar baik. Karena pada waktu bersamaan juga akan terjadi puncak hujan meteor Delta Aquarid.

Puncak Delta Aquarid terjadi pada 28-29 Juli 2018 dengan itensitas 20 meteor per jam. Bila biasanya hujan meteor akan terganggu oleh bulan purnama maka tidak kali ini. Sebab bulan purnama yang sedang gerhana tidak akan terlalu menghasilkan polusi cahaya. Sehingga kita bisa bebas melihat meteor yang redup sekalipun.

Lebih menariknya lagi gerhana bulan total 28 Juli 2018 juga bertepatan dengan oposisi Mars. Yaitu ketika Bumi berada di antara Matahari dan Mars sehingga Mars berada lebih dekat dengan Bumi. Akibatnya Mars akan terlihat sangat terang bahkan menjadi yang paling terang sejak oposisi agung tahun 2003 silam.

Selama gerhana berlangsung Mars akan berdampingan dengan Bulan. Meski keduanya bakal sama-sama berwarna merah tapi Mars dan Bulan mudah dibedakan. Sebab meski sedang berada dekat dengan Bumi, Mars tetap tidak akan terlihat sebesar Bulan. Mars akan terlihat sebagai bintang merah paling terang di langit.

Eclipse Party Lombok

Menyaksikan gerhana bulan total berdurasi ekstrim, berdampingan dengan Mars yang sangat terang, dan sesekali meteor jatuh dalam satu waktu. Tentu ini menjadi kesempatan satu-satunya yang tidak akan pernah kita peroleh lagi. Apalagi semua itu terjadi tepat di tengah musim kemarau. Sehingga kita lebih mungkin menyaksikannya tanpa gangguan cuaca.

Nah supaya kesempatan yang bisa diperoleh lebih maksimal. Kami dari Jejak Pengamat Langit akan mengadakan eclipse party di Lombok, 27-29 Juli 2018. Agendanya adalah edukasi dan pelatihan fotografi seputar gerhana bulan total, oposisi planet, dan hujan meteor. Sekaligus berwisata ke berbagai destinasi unggulan di Lombok.

Lombok sendiri dipilih sebagai lokasi eclipse party karena memiliki iklim yang cenderung lebih kering. Selain itu Lombok secara tepat berada di tepi akhir lintasan umbra. Sehingga kita bisa menyaksikan gerhana bulan dari awal sebagian, total, sampai akhir sebagian. Dan seusai gerhana kita akan langsung disambut oleh indahnya matahari terbit.

Itinerary

Mulai: Bandara Lombok, 27 Juli 2018 pukul 09:00 WITA
Akhir: Bandara Lombok, 29 Juli 2018 pukul 17:00 WITA

Jum’at 27 juli 2018
07.30-09.00 Penjemputan di bandara
09.00-10.30 Perjalanan ke desa tenun Sukarara
10.30-11.00 Explore desa tenun Sukarara
11.00-11.30 Perjalanan ke desa adat Sade
11.30-12.00 Explore desa adat Sade
12.00-12.30 Perjalanan ke pantai Kuta
12.30-13.00 Explore pantai Kuta
13.00-14.00 Makan siang
14.00-14.30 Perjalanan ke pantai Seger
14.30-15.00 Explore pantai Seger
15.00-15.30 Perjalanan ke Tanjung Aan
15.30-16.00 Explore Tanjung Aan
16.00-16.15 Perjalanan ke Bukit Merese
16.15-17:00 Explore Bukit Merese
17.00-18:30 Perjalanan ke tempat makan malam
18.30-19:30 Makan malam
19.30-20.00 Perjalanan menuju hotel dan istirahat

Sabtu, 28 juli 2018
00.00-00.30 Bangun dan persiapan pengamatan
00.30-00.45 Perjalanan menuju lokasi pengamatan di pantai Senggigi
00.45-06.30 Edukasi dan pengamatan gerhana bulan total.
06:30-06:45 Kembali ke hotel
06:45-08:30 Mandi dan sarapan
08:30-10:00 Perjalanan ke dermaga tanjung luar
10:00-10.30 Penyebrangan ke gili pasir
10.30-11.00 Foto-foto di gili pasir
11.00-12.00 Melanjutkan penyebrangan ke gili petelu
12.00-13.00 Snorkling di sekitaran gili petelu (2 spot)
13.00-14.30 Makan siang di pantai pink dan berfoto-foto di sekitaran pantai pink
14.30-15.00 Melanjutkan penyebrangan ke pantai segui dan berfoto-foto di pantai segui
15.00-16.00 Perjalanan balik ke dermaga tanjung luar
16:00-17:30 Perjalanan kembali ke mataram
17:30-20:30 Menikmati sunset di pantai senggigi
20:30-21:30 Makan malam
21:30-22:00 Di antar kembali ke hotel dan istirahat

Minggu, 29 juli 2018
07:30-09:30 Sarapan dan check out hotel
10:00-13:00 Belanja oleh-oleh khas Lombok
13:00-14:00 Makan siang
14:00-15:00 Perjalanan menuju pusat sentra kerajinan gerabah
15:00-16:00 Melihat dan belajar membuat gerabah
16:00-17:00 Diantar kembali ke bandara

Fasilitas Tersedia
Hotel 2 malam di Puri Senggigi
Transportasi
Makan 7 kali
> Hari 1
- Makan siang di restoran lokal daerah pantai Kuta
- Makan malam di restoran lokal daerah kota Mataram
> Hari 2
- Sarapan di hotel
- Makan siang tradisional food di pantai Pink
- Makan malam di restoran lokal daerah kota Mataram
> Hari 3
- Sarapan di hotel
- Makan siang di restoran Sasaku
Tiket masuk obyek wisata
Tour guide
Boat ke pantai Pink + alat snorkling
Izin lokasi pengamatan
Dokumentasi via Google Drive
Teleskop untuk pengamatan
Jodoh sesama pecinta astronomi jika beruntung

Tidak Termasuk
Pengeluaran pribadi
Tiket pesawat ke dan dari Lombok

Bagus Dibawa (Tidak Wajib)
Aplikasi Star Walk atau Stellarium Mobile untuk pengamatan
Kamera DSLR
Lensa tele 200mm atau lebih

Harga dan Pembayaran

Eclipse Party Lombok terbuka untuk umum dalam tiga gelombang pendaftaran. Di mana pendaftaran lebih awal akan memperoleh harga yang lebih terjangkau. Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403 dengan ketentuan sebagai berikut.

Gelombang 1 (Desember 2017 - Januari 2018): Total harga Rp 1.650.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 500.000,- sampai 31 Januari 2018* dan membayar sisanya Rp 1.150.000,- pada 10 Juli 2018** (TELAH DITUTUP)

Gelombang 2 (Februari - April 2018): Total harga Rp 1.800.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 500.000,- sampai 30 April 2018* dan membayar sisanya Rp 1.300.000,- pada 10 Juli 2018** (TELAH DITUTUP)

Gelombang 3 (Mei - Juli 2018): Total harga Rp 2.000.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 500.000,- dan sisanya Rp 1.500.000,- paling lambat pada 10 Juli 2018**

Harga tersebut terhitung sebagai peak season karena acara berlangsung pada akhir pekan. Untuk meringankan pembayaran dibuka pula sistem menabung. Yaitu dengan mencicil sisa pembayaran setiap bulan dengan nominal tertentu sesuai keinginan peserta.

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan uang muka tidak akan memperoleh pengembalian uang muka sedangkan sisanya akan dikembalikan utuh.
**Pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan seluruh pembayaran tidak akan memperoleh pengembalian uang muka maupun sisanya.

Created with Love, by: