"11-12 Agustus tanggal bagus. Pas weekend. Venus elongasi maksimum. Mars terang maksimum. Puncak hujan meteor Perseid. Ada Bimasakti ju...

"11-12 Agustus tanggal bagus. Pas weekend. Venus elongasi maksimum. Mars terang maksimum. Puncak hujan meteor Perseid. Ada Bimasakti juga. Dan tanpa cahaya bulan. Kita harus bikin trip."

"Tanggal segitu terlalu mepet dengan trip Lombok. Cuma selisih dua minggu."

"Tapi sayang banget kalau dilewatkan gitu saja. Bayangin satu malam kita bisa dapat banyak mangsa."

Seperti itulah kami memulai rencana star party ini. Meski hanya selisih dua minggu setelah acara Eclipse Party Lombok pada 27-29 Juli. Kami tetap bertekat mengadakan Star Party Dolphin 11-12 Agustus. Sebab itu adalah waktu yang sangat strategis. Dengan banyak fenomena astronomi berkumpul jadi satu.

Mars tahun 2016. Kredit: Martin Marthadinata / JPL.

Mari kita bahas satu per satu. Elongasi maksimum Venus terjadi ketika Venus mencapai ketinggian maksimum. Dan pada 11-12 Agustus kita akan melihat Venus sangat tinggi di langit barat saat senja. Dengan posisinya yang tinggi maka untuk menemukan Venus menjadi sangat mudah. Dan waktu untuk melihatnya juga jadi lebih panjang.

Untuk Mars sendiri bakal mencapai terang maksimum pada akhir Juli. Dan pada 11-12 Agustus nanti Mars masih sangat terang. Dengan mata kita akan melihat Mars sebagai bintang merah paling terang hampir sepanjang malam. Jadi ketika senja nanti kita bisa melihat Venus di barat dan Mars di timur. Jadi tentukan kemana kamu akan melihat. Karena kamu akan dikelilingi oleh keindahan!

Setelah puas melihat Venus dan Mars pada awal malam. Maka pertunjukan lain akan berlangsung. Sebab pada 11-12 Agustus juga menjadi puncak hujan meteor Perseid. Dan kita bisa menyaksikan setelah tengah malam sampai matahari terbit.. Perseid adalah hujan meteor dengan intensitas tinggi mencapai 90 meteor per jam. Dan tercatat banyak menghasilkan meteor terang atau fireball.

Mulai senja sampai berlangsung puncak hujan meteor Perseid kita juga bisa melihat pusat Bimasakti. Dan karena 11-12 Agustus mendekati fase bulan baru maka kita bisa lebih mudah menemukan Bimasakti tanpa gangguan cahaya bulan. Maka tidak salah bukan bila kami sebut ini malam gelap terbaik di tahun ini? Ada Venus, Mars, Perseid, dan Milky Way!

Untuk itu pula kami Jejak Pengamat Langit berencana mengadakan star party di Dolphin, 11-12 Agustus 2018. Dolphin adalah pulau tidak berpenghuni di Kepulauan Seribu, Jakarta. Dengan begitu diharapkan kita akan memperoleh malam yang benar-benar gelap. Tanpa cahaya bulan maupun cahaya lampu.

Itinerary


Mulai: Pelabuhan Kaliadem, 11 Agustus 2018 06:00 WIB
Akhir: Pelabuhan Kaliadem, 12 Agustus 2018 16:00 WIB

Sabtu, 11 Agustus 2018
  • 06:00-07:00 Meeting point di Pelabuhan Kaliadem
  • 07:00-08:00 Naik ke Kapal Garuda
  • 08:00-11:00 Perjalanan ke Pulau Harapan
  • 11:00-13:00 Istirahat dan makan siang
  • 13:00-16:00 Menuju spot snorkeling
  • 16:00-17:00 Tiba di Pulau Dolphin
  • 17:00-18:00 Istirahat dan makan BBQ
  • 18:00-23:00 Edukasi dan pengamatan Venus, Mars, Bimasakti

Minggu, 12 Agustus 2018
  • 03:00-05:00 Pengamatan hujan meteor
  • 05:00-06:00 Hunting sunrise
  • 06:00-08:00 Sarapan dan persiapan pulang
  • 08:00-09:00 Hoping ke Pulau Bulat
  • 09:00-10:00 Perjalanan ke Pulau Harapan
  • 10:00-12:00 Istirahat dan makan siang
  • 12:00-16:00 Perjalanan kembali ke Pelabuhan Kaliadem

Fasilitas
> Kapal PP
> Perahu
> Tenda
> BBQ dan makan 2 kali
> Alat snorkeling

Bagus Dibawa
> Matras dan sleeping bag
> Baju hangat dan anti nyamuk
> Lampu senter dan obat-obatan bila perlu
> Aplikasi Star Walk atau Stellarium Mobile
> Kamera DSLR / Mirrorless / Smartphone dengan pengaturan manual (bisa long exposure)
> Tripod untuk menunjang pemotretan long exposure

Harga dan Pembayaran

Kegiatan Star Party Dolphin terbuka untuk umum dalam dua gelombang pendaftaran. Di mana pendaftaran lebih awal akan memperoleh harga yang lebih terjangkau. Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403 dengan ketentuan sebagai berikut.

Gelombang 1 (April-Mei 2018)
Total harga Rp 500.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 31 Mei 2018*

Gelombang 2 (Juni-Juli 2018)
Total harga Rp 600.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 31 Juli 2018*

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan sebelum batas tanggal pelunasan memperoleh pengembalian 50% uang pembayaran. Sedangkan pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan tidak memperoleh pengembalian uang pembayaran.

Sejak akhir tahun lalu sampai awal tahun ini Bimasakti sedang berada searah Matahari. Dan selama itu kita akan kesulitan melihat Bimasakti k...

Sejak akhir tahun lalu sampai awal tahun ini Bimasakti sedang berada searah Matahari. Dan selama itu kita akan kesulitan melihat Bimasakti karena tenggelam dalam silaunya Matahari. Akibatnya dalam waktu beberapa bulan kita harus menahan rindu untuk melihat keindahan bentang Bimasakti.

Bimasakti di Belitung pada 9 Maret 2016. Kredit: Martin Marthadinata.

Tapi rindu itu sudah berlalu. Kini Bimasakti sudah cukup jauh dari Matahari. Dan kita kembali bisa melihat bentangan Bimasakti yang merupakan kumpulan dari milyaran bintang bintang. Begitu banyaknya hingga terlihat seperti awan bercahaya pada malam hari.

Meski begitu supaya bisa melihat Bimasakti kita harus berada dalam langit malam yang gelap. Yaitu gelap dari lampu perkotaan maupun gelap dari cahaya bulan. Sehingga kita perlu mencari tempat yang gelap jauh dari kota. Dan juga mencari tanggal yang tepat tanpa cahaya bulan.

Dalam rangka merayakan kembalinya Bimasakti maka kami Jejak Pengamat Langit berencana mengadakan star party. Dan untuk itu kami telah memilih lokasi dan waktu yang gelap yaitu Pulau Kotok, 12-13 Mei 2018. Dengan agenda utama pengamatan dan latihan memotret Bimasakti. Juga wisata bahari seperti snorkeling dan menjelajah pulau.

Pulau Kotok. Kredit: Yasin Yusuf

Star Party di Pulau Kotok, 12-13 Mei 2018 terbuka untuk umum. Sehingga kalian semua para pencari kegelapan bisa bergabung. Berikut adalah ketentuan star party bersama kami...

Itinerary


Mulai: Pelabuhan Sunda Kelapa, 12 Mei 2018
Akhir: Pelabuhan Sunda Kelapa, 13 Mei 2018

Sabtu, 12 Mei 2018
  • 06.00 - 07.00 Meeting point di Sunda kelapa
  • 07.00 - 08.00 Masuk ke kapal sanus 66
  • 08.00 - 12.00 Perjalanan ke Pulau Pramuka
  • 12.00 - 13.30 Tiba di Pramuka, ishoma
  • 14.00 - 16.00 Snorkeling dan jelajah pulau air
  • 16.00 - 17.00 Menuju pulau kotok n mendirikan tenda
  • 17.00 - 18.00 Acara bebas bisa diisi nikmati pulau, bersih bersih usai snorkeling
  • 18.00 - 19.00 Menikmati acara BBQ dan makan malam
  • 19.00 - 20:00 Edukasi astronomi
  • 20:00 - 23:00 Pengamatan dan pemotretan Bimasakti

Minggu, 13 Mei 2018
  • 05.00 - 07.00 Menikmati sunrise dan jelajah pulau pagi hari
  • 07.00 - 08.00 Sarapan pagi
  • 08.00 - 09.00 Ke penangkaran hiu
  • 09.00 - 10.00 Kunjungan ke penangkaran hiu
  • 11.00 - 11.30 Persiapan kembali ke Pramuka
  • 11.30 - 15:30 Perjalanan ke Pelabuhan Sunda Kelapa

Fasilitas Tersedia
  • Kapal Sunda Kelapa-Kotok PP
  • Kapal jelajah pulau
  • Alat snorkeling
  • Tenda
  • BBQ & makan 2x
  • Air minum

Bagus Dibawa
  • Matras dan sleeping bag
  • Baju hangat dan anti nyamuk
  • Lampu senter dan obat-obatan bila perlu
  • Aplikasi Star Walk atau Stellarium Mobile
  • Kamera DSLR / Mirrorless / Smartphone dengan pengaturan manual (bisa long exposure)
  • Tripod untuk menunjang pemotretan long exposure

Harga dan Pembayaran


Gelombang 1 (Maret 2018)
Total harga Rp 350.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 31 Maret 2018*

Gelombang 2 (April-Mei 2018)
Total harga Rp 450.000,- dengan ketentuan melunasi semua pembayaran paling lambat 10 Mei 2018*

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan sebelum batas tanggal pelunasan memperoleh pengembalian 50% uang pembayaran. Sedangkan pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan tidak memperoleh pengembalian uang pembayaran.

Komposit gerhana bulan total. Kredit: Dean Fikar. Siapkan dirimu untuk gerhana bulan terbaik di abad ini! Sabtu, 28 Juli 2018 kembali ...

Komposit gerhana bulan total. Kredit: Dean Fikar.

Siapkan dirimu untuk gerhana bulan terbaik di abad ini! Sabtu, 28 Juli 2018 kembali akan terjadi gerhana bulan total di Indonesia. Gerhana bulan total kali ini menarik karena memiliki durasi totalitas sangat panjang mencapai 1 jam 43 menit. Bahkan tidak ada gerhana bulan total yang bisa berlangsung selama itu dalam 100 tahun mendatang.

Gerhana bulan kali ini juga akan terlihat lebih kecil dan sangat redup. Sebab ketika gerhana berlangsung Bulan akan berada di titik terjauh dari Bumi. Nah redupnya gerhana bulan kali ini ternyata menjadi kabar baik. Karena pada waktu bersamaan juga akan terjadi puncak hujan meteor Delta Aquarid.

Puncak Delta Aquarid terjadi pada 28-29 Juli 2018 dengan itensitas 20 meteor per jam. Bila biasanya hujan meteor akan terganggu oleh bulan purnama maka tidak kali ini. Sebab bulan purnama yang sedang gerhana tidak akan terlalu menghasilkan polusi cahaya. Sehingga kita bisa bebas melihat meteor yang redup sekalipun.

Lebih menariknya lagi gerhana bulan total 28 Juli 2018 juga bertepatan dengan oposisi Mars. Yaitu ketika Bumi berada di antara Matahari dan Mars sehingga Mars berada lebih dekat dengan Bumi. Akibatnya Mars akan terlihat sangat terang bahkan menjadi yang paling terang sejak oposisi agung tahun 2003 silam.

Selama gerhana berlangsung Mars akan berdampingan dengan Bulan. Meski keduanya bakal sama-sama berwarna merah tapi Mars dan Bulan mudah dibedakan. Sebab meski sedang berada dekat dengan Bumi, Mars tetap tidak akan terlihat sebesar Bulan. Mars akan terlihat sebagai bintang merah paling terang di langit.

Eclipse Party Lombok

Menyaksikan gerhana bulan total berdurasi ekstrim, berdampingan dengan Mars yang sangat terang, dan sesekali meteor jatuh dalam satu waktu. Tentu ini menjadi kesempatan satu-satunya yang tidak akan pernah kita peroleh lagi. Apalagi semua itu terjadi tepat di tengah musim kemarau. Sehingga kita lebih mungkin menyaksikannya tanpa gangguan cuaca.

Nah supaya kesempatan yang bisa diperoleh lebih maksimal. Kami dari Jejak Pengamat Langit akan mengadakan eclipse party di Lombok, 27-29 Juli 2018. Agendanya adalah edukasi dan pelatihan fotografi seputar gerhana bulan total, oposisi planet, dan hujan meteor. Sekaligus berwisata ke berbagai destinasi unggulan di Lombok.

Lombok sendiri dipilih sebagai lokasi eclipse party karena memiliki iklim yang cenderung lebih kering. Selain itu Lombok secara tepat berada di tepi akhir lintasan umbra. Sehingga kita bisa menyaksikan gerhana bulan dari awal sebagian, total, sampai akhir sebagian. Dan seusai gerhana kita akan langsung disambut oleh indahnya matahari terbit.

Itinerary

Mulai: Bandara Lombok, 27 Juli 2018 pukul 09:00 WITA
Akhir: Bandara Lombok, 29 Juli 2018 pukul 17:00 WITA

Jum’at 27 juli 2018
07.30-09.00 Penjemputan di bandara
09.00-10.30 Perjalanan ke desa tenun Sukarara
10.30-11.00 Explore desa tenun Sukarara
11.00-11.30 Perjalanan ke desa adat Sade
11.30-12.00 Explore desa adat Sade
12.00-12.30 Perjalanan ke pantai Kuta
12.30-13.00 Explore pantai Kuta
13.00-14.00 Makan siang
14.00-14.30 Perjalanan ke pantai Seger
14.30-15.00 Explore pantai Seger
15.00-15.30 Perjalanan ke Tanjung Aan
15.30-16.00 Explore Tanjung Aan
16.00-16.15 Perjalanan ke Bukit Merese
16.15-17:00 Explore Bukit Merese
17.00-18:30 Perjalanan ke tempat makan malam
18.30-19:30 Makan malam
19.30-20.00 Perjalanan menuju hotel dan istirahat

Sabtu, 28 juli 2018
00.00-00.30 Bangun dan persiapan pengamatan
00.30-00.45 Perjalanan menuju lokasi pengamatan di pantai Senggigi
00.45-06.30 Edukasi dan pengamatan gerhana bulan total.
06:30-06:45 Kembali ke hotel
06:45-08:30 Mandi dan sarapan
08:30-10:00 Perjalanan ke dermaga tanjung luar
10:00-10.30 Penyebrangan ke gili pasir
10.30-11.00 Foto-foto di gili pasir
11.00-12.00 Melanjutkan penyebrangan ke gili petelu
12.00-13.00 Snorkling di sekitaran gili petelu (2 spot)
13.00-14.30 Makan siang di pantai pink dan berfoto-foto di sekitaran pantai pink
14.30-15.00 Melanjutkan penyebrangan ke pantai segui dan berfoto-foto di pantai segui
15.00-16.00 Perjalanan balik ke dermaga tanjung luar
16:00-17:30 Perjalanan kembali ke mataram
17:30-20:30 Menikmati sunset di pantai senggigi
20:30-21:30 Makan malam
21:30-22:00 Di antar kembali ke hotel dan istirahat

Minggu, 29 juli 2018
07:30-09:30 Sarapan dan check out hotel
10:00-13:00 Belanja oleh-oleh khas Lombok
13:00-14:00 Makan siang
14:00-15:00 Perjalanan menuju pusat sentra kerajinan gerabah
15:00-16:00 Melihat dan belajar membuat gerabah
16:00-17:00 Diantar kembali ke bandara

Fasilitas Tersedia
Hotel 2 malam di Puri Senggigi
Transportasi
Makan 7 kali
> Hari 1
- Makan siang di restoran lokal daerah pantai Kuta
- Makan malam di restoran lokal daerah kota Mataram
> Hari 2
- Sarapan di hotel
- Makan siang tradisional food di pantai Pink
- Makan malam di restoran lokal daerah kota Mataram
> Hari 3
- Sarapan di hotel
- Makan siang di restoran Sasaku
Tiket masuk obyek wisata
Tour guide
Boat ke pantai Pink + alat snorkling
Izin lokasi pengamatan
Dokumentasi via Google Drive
Teleskop untuk pengamatan
Jodoh sesama pecinta astronomi jika beruntung

Tidak Termasuk
Pengeluaran pribadi
Tiket pesawat ke dan dari Lombok

Bagus Dibawa (Tidak Wajib)
Aplikasi Star Walk atau Stellarium Mobile untuk pengamatan
Kamera DSLR
Lensa tele 200mm atau lebih

Harga dan Pembayaran

Eclipse Party Lombok terbuka untuk umum dalam tiga gelombang pendaftaran. Di mana pendaftaran lebih awal akan memperoleh harga yang lebih terjangkau. Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403 dengan ketentuan sebagai berikut.

Gelombang 1 (Desember 2017 - Januari 2018): Total harga Rp 1.650.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 500.000,- sampai 31 Januari 2018* dan membayar sisanya Rp 1.150.000,- pada 10 Juli 2018** (TELAH DITUTUP)

Gelombang 2 (Februari - April 2018): Total harga Rp 1.800.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 500.000,- sampai 30 April 2018* dan membayar sisanya Rp 1.300.000,- pada 10 Juli 2018** (TELAH DITUTUP)

Gelombang 3 (Mei - Juli 2018): Total harga Rp 2.000.000,- dengan ketentuan membayar uang muka Rp 500.000,- dan sisanya Rp 1.500.000,- paling lambat pada 10 Juli 2018**

Harga tersebut terhitung sebagai peak season karena acara berlangsung pada akhir pekan. Untuk meringankan pembayaran dibuka pula sistem menabung. Yaitu dengan mencicil sisa pembayaran setiap bulan dengan nominal tertentu sesuai keinginan peserta.

Keterangan
*Pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan uang muka tidak akan memperoleh pengembalian uang muka sedangkan sisanya akan dikembalikan utuh.
**Pembatalan keikutsertaan setelah batas tanggal pelunasan seluruh pembayaran tidak akan memperoleh pengembalian uang muka maupun sisanya.

Okultasi venus. Kredit: Wes Stone. Salah satu peristiwa astronomi terbesar tahun lalu adalah gerhana matahari total ketika bulan menutu...

Okultasi venus. Kredit: Wes Stone.

Salah satu peristiwa astronomi terbesar tahun lalu adalah gerhana matahari total ketika bulan menutupi matahari. Sedangkan tahun ini peristiwa astronomi terbesarnya masih seputar gerhana. Tetapi pada gerhana kali ini bulan tidak akan menutupi matahari. Melainkan planet venus. Dengan begitu venus yang terlihat seperti bintang terang akan tertutup oleh bulan. Dan akhirnya, kejora hilang di balik candra.

Meski secara pemahaman sama dengan gerhana. Tapi peristiwa tertutupnya planet atau bintang oleh bulan sering kali disebut okultasi. Sebagaimana gerhana, peristiwa okultasi venus terbilang langka. Terakhir kali okultasi venus terlihat di Indonesia tahun 2010. Dan setelah tahun ini okultasi venus baru terulang tahun 2022. Kesempatan ini tentu tidak boleh terlewatkan.

Peta visibilitas okultasi venus. Kredit: nao.ac.jp.

Senin, 18 September 2017 okultasi venus akan terlihat mulai dari Samudra Pasifik, melintasi New Zealand, Australia, Indonesia, dan berakhir di Samudra Hindia. Okultasi venus di Indonesia terjadi sekitar pukul 05:41 WIB. Menariknya meski banyak wilayah yang dilalui tapi okultasi venus tahun ini paling baik disaksikan dari Indonesia. Karena ketika okultasi venus terjadi di Indonesia matahari belum terbit. Sehingga venus dan bulan mudah terlihat. Tidak kalah terang dengan matahari.

Meski begitu bukan berarti seluruh Indonesia adalah lokasi ideal mengamati okultasi venus. Lokasi terbaik untuk mengamati okultasi venus adalah di Sumatera dari Sumatera Utara ke selatan sampai Lampung serta ujung paling barat Pulau Jawa. Di mana ketika okultasi venus terjadi matahari belum terbit sehingga venus dan bulan bisa terlihat jelas. Jadi untuk melihat okultasi venus kita harus kembali "menjemput bola" sebagaimana gerhana matahari total tahun lalu.

Sangiang. Kredit: CNN Indonesia.

Untuk misi berburu okultasi venus ini Jejak Pengamat Langit akan mengadakan trip khusus ke Pulau Sangiang, Banten pada 17-18 September 2017!

Selain melihat hilangnya kejora di balik candra. Kita juga akan mengamati milky way yang akan tenggelam. Tidak lupa edukasi dan pelatihan astrofotografi spesial edisi berburu okultasi venus sebelum pengamatan. Jadi tunggu apa lagi? Pastikan kamu ikut serta untuk mengantongi foto langka okultasi venus tahun 2017!

Destinasi

  • Snorkeling Lagon bajo
  • Snorkeling Lagon waru
  • Hutan Mangrove
  • Pantai Pasir Panjang
  • Bukit Harapan
  • Saung Tungku
  • Bukit Begal
  • Goa Kelelawar
  • Menara Pandang
  • Keranjang Bunga
  • Tebing Putri

Itinerary

Mulai : Pelabuhan Paku Anyer, 17 September 2017 pukul 07:00 WIB
Akhir : Pelabuhan Paku Anyer, 18 September 2017 pukul 10:00 WIB
    Minggu, 17 September 2017
    • 06:00-07.00 Meeting Pelabuhan Paku, Anyer
    • 07.00-08.00 Perjalanan kapal menuju Pulau Sangiang
    • 08.00-09.00 Snorkeling Lagon Bajo
    • 09.00-10.00 Snorkeling Lagon Waru
    • 10.00-10.15 Masuk Pulau melewati Hutan Bakau, Amazonnya Banten!
    • 10.15-13.00 Bersih-bersih, Makan Siang
    • 13.00-15.30 Istirahat homestay/prepare tenda (Ngecamp)
    • 15.30-16.00 Tebing Putri (Photo View)
    • 16.00-18.00 Berenang Pantai Pasir Panjang, hunting Sunset
    • 18.00-19.00 Bersih-bersih, Solat.
    • 19.00-22.00 Makan Malam, Edukasi, Pengamatan, Api unggun
    • 22.00-04.00 Istirahat
    Senin, 18 September 2017
    • 04.00-07.00 Pengamatan okultasi Venus
    • 07.00-08.00 Berkunjung ke Bukit Harapan, Saung tungku, Menara Pandang
    • 08:00-09:00 Berkunjung ke Bukit Begal, Goa Kelelawar, Keranjang Putri.
    • 09.00-10.00 Sarapan pagi. Persiapan Pulang.
    • 10.00 Perjalanan Pulang
    Fasilitas Tersedia
    • Kapal
    • Alat Snorkling (Masker, Snorkle, Life Jacket) 
    • Makan 3x (L,D,B) 
    • Asuransi
    • Permit
    • Doc Up & Underwater
    • Guide Lokal
    • Teleskop
    • Mounting teleskop untuk DSLR
    Sebaiknya Dibawa
    • Aplikasi Star Walk 2
    • Kamera DSLR
    • Keperluan pribadi

    Harga dan Pembayaran

    • Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403
    • Total harga Rp.650.000,- untuk umum dan member Jejak Pengamat Langit
    • Pembayaran uang muka Rp.500.000,- sebagai reservasi dan sisanya paling lambat 8 September 2017
    • Pendaftaran hanya terbuka bagi 30 peserta

    Syarat dan Ketentuan

    Dengan mengikuti acara ini maka Anda telah setuju pada syarat dan ketentuan.

    Created with Love, by: