Senin, 25 September 2017

Eclipse Party Lombok: Dari Red Moon sampai Pink Beach

Bersiaplah untuk merayakan pesta gerhana tahun depan. Sebab selama tahun 2018 akan ada dua kali gerhana bulan total di Indonesia. Jadi nanti kita bisa melihat dua kali bulan purnama berwarna kemerahan saat gerhana berlangsung. Semua gerhana bulan total menarik karena sama-sama berdurasi panjang lebih dari satu jam. Gerhana bulan pertama pada 31 Januari dan gerhana bulan kedua pada 28 Juli.

Gerhana bulan total. Kredit: pratidintime.com.

Sebagai pembuka pesta gerhana tahun depan. Gerhana bulan 31 Januari punya beberapa keunikan. Salah satunya karena gerhana akan terjadi saat Bulan berada di titik terdekat dari Bumi atau perigee. Dengan begitu ketika gerhana berlangsung Bulan akan terlihat sedikit lebih besar dan terang. Perpaduan antara supermoon dan gerhana bulan total seperti saat ini akan membuat apa yang kita lihat nanti semakin menarik.

Gerhana bulan 31 Januari juga bertepatan dengan bluemoon. Yaitu istilah untuk bulan purnama kedua dalam satu bulan Masehi. Bulan purnama pertama akan terjadi pada 3 Januari dan kedua pada 31 Januari. Perpaduan antara keduanya memang tidak akan memberi nilai tambah dalam penampakan. Namun ketika gerhana bulan total, supermoon, dan bluemoon terjadi bersamaan tentu akan menjadi keistimewaan dalam pengalaman.

Gerhana bulan total 31 Januari akan terlihat di langit timur setelah senja. Fase gerhana bulan sebagian akan berlangsung pada pukul 18:48-22:11 WIB. Sedangkan fase gerhana bulan total berlangsung pada pukul 19:51-21:07 WIB. Durasi gerhana bulan total mencapai 1 jam 16 menit. Gerhana akan semakin baik bila disaksikan ke wilayah timur untuk mendekat ke pusat gerhana. Tantangan terbesar adalah cuaca karena gerhana terjadi saat musim hujan.

Untuk menyambut rangkaian gerhana bulan total pada tahun 2018. Jejak Pengamat Langit akan menyelenggarakan trip istimewa bertema eclipse party untuk berburu gerhana bulan total. Eclipse party akan dimulai pada 31 Januari-2 Februari di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tapi kenapa harus Lombok?

Pink Beach, Lombok. Kredit: thefinder.com.sg.

Lombok dipilih karena berada lebih dekat ke pusat gerhana bulan di Samudera Pasifik. Sehingga kita bisa melihat semua fase gerhana bulan bahkan sejak awal sampai akhir fase gerhana penumbral. Selain itu Lombok juga punya iklim yang cenderung kering. Jadi diharapkan bisa meminimalisir potensi gangguan cuaca karena gerhana bulan 31 Januari terjadi saat musim hujan.

Dan lebih dari itu Lombok adalah surga dengan banyak destinasi wisata yang eksotis. Sembari menikmati bulan purnama yang berubah warna kemerahan kita juga bisa mengunjungi Desa Adat Sade, Pantai Kuta, Bukit Marese, Gili Patelu, sampai Pink Beach yang tersohor itu.

Itinerary


Mulai: Bandara Lombok, 31 Januari 2018 pukul 09:00 WITA
Akhir: Bandara Lombok, 2 Februari 2018 pukul 17:00 WITA

Rabu, 31 Januari 2018
  • 07.30-09.00 Penjemputan di Bandara Lombok
  • 09.00-10.30 Perjalanan ke desa tenun Sukarara
  • 10.30-11.00 Explore desa tenun Sukarara
  • 11.00-11.30 Perjalanan ke desa adat Sade
  • 11.30-12.00 Explore desa adat Sade
  • 12.00-12.30 Perjalanan ke Pantai Kuta
  • 12.30-13.00 Explore Pantai Kuta
  • 13.00-14.00 Makan siang
  • 14.00-14.30 Perjalanan ke Pantai Seger
  • 14.30-15.00 Explore Pantai Seger
  • 15.00-15.30 Perjalanan ke Tanjung Aan
  • 15.30-16.00 Explore Tanjung Aan
  • 16.00-16.15 Perjalanan ke Bukit Merese
  • 16.15-18:30 Sunset di Bukit Merese
  • 18:30-20.00 Makan dan edukasi astronomi
  • 20.30-23.00 Eclipse Party - Mengamati gerhana bulan total
  • 23.30-00.30 Perjalanan kembali menuju hotel


Kamis, 1 Februari 2018
  • 07.30-08.00 Bangun pagi dan sarapan
  • 08.30-10.00 Perjalanan menuju Dermaga Tanjung Luar
  • 10:00-10.30 Penyebrangan ke Gili Pasir
  • 10.30-11.00 Foto-foto di Gili Pasir
  • 11.00-12.00 Melanjutkan penyebrangan ke Gili Petelu
  • 12.00-13.00 Snorkling di sekitaran Gili Petelu (2 spot)
  • 13.00-14.30 Makan dan berfoto-foto di Pantai Pink
  • 14.30-15.00 Melanjutkan penyebrangan ke Pantai Segui
  • 15.00-17.00 Perjalanan balik ke Dermaga Tanjung Luar
  • 17:00-20:30 Menikmati sunset dan pengamatan di Dermaga Tanjung Luar
  • 20:30-21:30 Perjalanan menuju Mataram
  • 21:30-22:00 Makan malam dan kembali ke hotel


Jumat, 2 Febuari 2018
  • 07:30-09:30 Sarapan
  • 10:00-13:00 Belanja oleh-oleh khas Lombok (mutiara, rumput laut, baju, dll)
  • 13:00-14:00 Makan siang
  • 14:00-15:00 Perjalanan menuju pusat sentra kerajinan gerabah
  • 15:00-16:00 Melihat dan belajar membuat gerabah
  • 16:00-17:00 Diantar kembali ke Bandara Lombok


Fasilitas Tersedia
  • Hotel di Puri Senggigi
  • Makan 7 kali
  • Transportasi
  • Air mineral
  • Tour guide
  • Alat snorkeling
  • Boat ke Pantai Pink
  • Tiket masuk lokasi wisata
  • Izin lokasi pengamatan
  • Teleskop dan adapter kamera

Tidak Termasuk
  • Pengeluaran pribadi
  • Tiket pesawat

Harga Dan Pembayaran


  • Untuk pendaftaran hubungi Donna via SMS/WA 0858-8102-0403
  • Total harga Rp1.750.000,- dengan uang muka Rp.500.000,- sebagai reservasi dan sisanya paling lambat 16 Januari 2018
  • Diskon 10% untuk member Jejak Pengamat Langit dan 10% untuk umum yang membayar uang muka sampai Oktober 2017

Syarat Dan Ketentuan


Dengan mengikuti acara ini maka Anda telah setuju pada syarat dan ketentuan.

1 komentar:

  1. Kalau yg mau ikut orang lombok bagaimana? Terima kasih��

    BalasHapus

Silahkan berkomentar atau hubungi kami via email ke admin@jejaklangit.com.